dalam sebuah lamunan kau datang
kau tebarkan senyum
sesaat tetes air mata haru
yang jatuh dari sudut matamu
menghias indah di pipimu
serasa kau mendekap
memeluk erat seolah enggan
hati melepasnya
ucapanmu serasa terbata"
kasiih.........
kepergianku bukan kehendak
tapi keadaan yang memaksa
untuk melangkah
kau tebarkan senyum
sesaat tetes air mata haru
yang jatuh dari sudut matamu
menghias indah di pipimu
serasa kau mendekap
memeluk erat seolah enggan
hati melepasnya
ucapanmu serasa terbata"
kasiih.........
kepergianku bukan kehendak
tapi keadaan yang memaksa
untuk melangkah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar